Tuesday, May 1, 2018

Hari Pendidikan, Hari Lahir Ki Hadjar Dewantara


Image result for ki hajar dewantara
source : diambil disini
Hari Pendidikan, Hari Lahir Ki Hadjar Dewantara

HarDikNas atau yang kita kenal dengan hari pendidikan nasional adalah hari dimana kita memperingati hari kelahiran dari bapak pendidikan kita yaitu Ki Hadjar Dewantara. Selain kita memperingati hari kelahiran dari bapak pendidikan kita juga memperingati tentang perjuangan nya untuk membuat rakyat Indonesia menjadi pintar dan dirinya membangun Taman Siswa untuk kaum pribumi jelata yang tidak mampu untuk mengenyam bangku sekolah. 

            Tanggal 2 mei bertepatan dengan hari lahir bapak pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara terlahir di keluarga orang kayapada era penjajahan Belanda. Ia di kenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah hindia pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda dan anak-anak orang kaya saja yang boleh bersekolah dan merasakan pendidikan.

            Selain keberanian nya menentang kebijakan pendidikan pemerintahan Belanda dirinya juga pernah membuat sebuah buku yang isi nya banyak tulisan yang sangat tajam terutama ditujukan untuk pemerintahan Belanda pada saat itu, salah satu buku nya yaitu “ Als Ik Eens nederlander Was “ (Seandainya Aku Seorang Belanda). Salah satu petikan kata-kata dari bukunya adalah sebagai

“Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang kita sendiri telah merampas kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Pikiran untuk menyelenggarakan perayaan itu saja sudah menghina mereka dan sekarang kita garuk pula kantongnya. Ayo teruskan penghinaan lahir dan batin itu! “Kalau aku seorang Belanda” Apa yang menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku terutama ialah kenyataan bahwa bangsa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu pekerjaan yang ia sendiri tidak ada kepentingannya sedikitpun“.

Karena tulisannya tersebut Ki Hajar Dewantara diasingkan ke pulau Bangka namun dipindahkan ke Belanda karena pembelaan Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesumo , sepulangnya ke Indonesia Ki Hadjar Dewantara membangun National Onderwijs Instituut Tamansiswa (Perguruan Nasional Tamansiswa) pada 3 Juli 1922 yang menjadi awal dari konsep pendidikan nasional.

Ki Hadjar Dewantoro akhirnya meninggal pada 28 April 1958 dan Pemerintah menetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional sejak tahun 1959 sebagai penghargaan atas jasa-jasanya di bidang pendidikan.

 Beliau dikenal dengan semboyan nya yang sering kita lihat di lambang pendidikan kita yaitu Tut Wuri Handayani, “Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”. Arti dari semboyan ini adalah tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan). Lalu ing madya mangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide). Ing ngarsa sung tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).  

Dengan perjuangannya demi membela hak orang indonesia yang tidak bisa merasakan rasa nya pendidikan dan dengan ini kita harus terus mengingat jasanya dengan terus memperingati hari pendidikan nasional atau hari lahir dari Ki Hadjar Dewantara

No comments:

Post a Comment